Ilmu Pagar Ayat Suci

08.54 Add Comment

لَوْ أَنَّ لِي بِكُمْ قُوَّةً أَوْ آوِي إِلَى رُكْنٍشَدِيدٍ

Ilmu pagar ini rahasianya jika ada sesuatu yang ingin mencelakai kita maka akan datang seorang khadam dari golongan malaikat yang dibelakangnya membawa malaikat lainya.


Bila kita dilukai lalu kita membacanya,maka akan datang suara yang ntah datang dari mana untuk menghentikan perbuatan itu,maka orang yang menyakiti anda akan berlari ketakutan atau akan terjadi sesuatu yang tidak akan pernah kita pikirkan.




Lakunya :

Dipuasai selama 11 hari dengan puasa mutih
Dizikirkan siang 1111x dan malamnya 1111x. sebelumnya membaca shalawat11x dan al-fatihah 11x begitu juga sesudahnya.


(Ilmu Warisan Leluhur)

Makalah Pendidikan Bimbingan Konseling

19.52 Add Comment
BAB I
PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG
Pendidikan merupakan proses untuk membantu manusia dalam mengembangkan dirinya dan meningkatkan harkat dan martabat manusia, sehingga manusia mampu untuk menghadapi setiap perubahan yang terjadi menuju arah yang lebih baik. Melalui pendidikan, tiap individu dapat meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan kreativitas terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dalam pendidikan khususnya sekolah, perkembangan peserta didik tidak hanya sebatas mengembangkan intelektualnya saja namun juga perlu diimbangi dengan perkembangan emosi ke arah positif dan membangun karakter individu. Seiring dengan berkembangnya kehidupan masyarakat yang selalu berubah secara dinamis, setiap orang harus bisa beradaptasi dengan berbagai perubahan tersebut. Peran guru tentu tidaklah cukup untuk mengembangkan kecerdasan emosi peserta didik ke arah yang tepat, tentu diperlukan ahli untuk mengoptimalkan hal tersebut. Mengingat hal tersebut, dibentuklah sebuah sistem pendidikan yang di dalamnya terdapat kewajiban untuk membimbing dan mendidik perkembangan emosi peserta didik dengan bantuan seorang konselor sekolah.
Bimbingan dan Konseling di Sekolah dibentuk untuk memenuhi perkembangan peserta didik dalam proses pengembangan emosi dan norma kehidupan yang ada di sekolah maupun masyarakat. Bimbingan dan Konseling dianggap memiliki peran penting dalam pencapaian peserta didik dalam pendidikannya, hanya saja sebagian masyarakat masih belum memahami makna penyelenggaraan bimbingan dan konseling di sekolah sehingga menimbulkan pertanyaan besar, perlukah bimbingan dan konseling dilakukan.?
B.     RUMUSAN MASALAH
Adapun rumusan masalah yang diangkat oleh penulis dalam makalah tentang bimbingan dan konseling pendidikan ini adalah :
1.      Apa makna bimbingan dan konseling di sekolah. ?
2.      Perlukah dilakukan bimbingan dan konseling di sekolah. ?
3.      Bagaimana penyelenggaraan bimbingan dan konseling di sekolah. ?

BAB II
PEMBAHASAN
A.    MAKNA BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH
Konseling adalah pelayanan bantuan untuk peserta didik, baik secara perorangan maupun kelompok, agar mampu mandiri dan berkembang secara optimal, dalam bidang pengembangan kehidupan pribadi, kehidupan sosial, kemampuan belajar, dan perencanaan karier, melalui berbagai jenis layanan dan kegiatan pendukung, berdasarkan norma-norma yang berlaku.
Paradigma konseling adalah pelayanan bantuan psiko-pendidikan dalam bingkai budaya.  Artinya, pelayanan konseling berdasarkan kaidah-kaidah keilmuan dan teknologi pendidikan serta psikologi yang dikemas dalam kaji-terapan pelayanan konseling yang diwarnai oleh budaya lingkungan peserta didik.
Visi pelayanan konseling adalah terwujudnya kehidupan kemanusiaan yang membahagiakan melalui tersedianya pelayanan bantuan dalam pemberian dukungan perkembangan dan pengentasan masalah agar peserta didik berkembang secara optimal, mandiri dan bahagia.
Adapun misi pelayanan bimbingan konseling antara lain ; Misi pendidikan, yaitu memfasilitasi pengembangan peserta didik melalui pembentukan perilaku efektif-normatif dalam kehidupan keseharian dan masa depan. Misi pengembangan, yaitu memfasilitasi pengembangan potensi dan kompetensi peserta didik di dalam lingkungan sekolah/ madrasah, keluarga dan masyarakat. Misi pengentasan masalah, yaitu memfasilitasi pengentasan masalah peserta didik mengacu pada kehidupan efektif sehari-hari.
Konselor Pendidikan
Konselor pendidikan adalah konselor yang bertugas dan bertanggung jawab memberikan layanan bimbingan dan konseling kepada peserta didik di satuan pendidikan di sekolah. Konselor pendidikan merupakan salah satu profesi yang termasuk ke dalam Tenaga Kependidikan seperti yang tercantum dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional maupun Undang-undang tentang Guru dan Dosen.
Konselor pendidikan semula disebut sebagai Guru Bimbingan Penyuluhan (Guru BP). Seiring dengan perubahan istilah penyuluhan menjadi konseling, namanya berubah menjadi Guru Bimbingan Konseling (Guru BK). Untuk menyesuaikan kedudukannya dengan guru lain, kemudian disebut pula sebagai Guru Pembimbing. Kemudian setelah dibentuknya organisasi profesi yang mewadahi para konselor, yaitu Asosiasi Bimbingan Konseling Indonesia (ABKIN), maka profesi ini sekarang dipanggil Konselor Pendidikan dan menjadi bagian dari asosiasi tersebut.
Alasan Diadakannya Bimbingan Konseling
·         Kehidupan demokrasi : Guru tidak lagi menjadi pusat dan siswa tidak hanya menjadi peserta pasif dalam kegiatan pendidikan. Guru hanya membantu siswa untuk dapat mengambil keputusannya sendiri.
·    Perbedaan individual : Pembelajaran yang umumnya dilakukan secara klasikal kurang memperhatikan perbedaan siswa dalam kemampuan dan cara belajarnya sehingga beberapa siswa mungkin akan mengalami kesulitan.
·         Perkembangan norma hidup : Masyarakat berubah secara dinamis. Demikian pula dengan berbagai norma hidup yang ada di dalamnya. Setiap orang harus bisa beradaptasi dengan berbagai perubahan tersebut.
·         Masa perkembangan : Seorang individu mengalami perkembangan dalam berbagai aspek dalam dirinya dan perubahan tuntutan lingkungan terhadap dirinya. Diperlukan penyesuaian diri untuk menghadapi perubahan-perubahan tersebut sesuai dengan kemampuannya.
·         Perkembangan industri : Seiring dengan perkembangan teknologi yang cepat, industri juga berkembang dengan pesat. Untuk memiliki karier yang baik, siswa harus bisa mengantisipasi keadaan tersebut.
B.     PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH
Program pelayanan Bimbingan dan Konseling di sekolah disusun berdasarkan kebutuhan peserta didik (need assessment) yang diperoleh melalui aplikasi instrumentasi, dengan substansi program pelayanan mencakup: (1) empat bidang, (2) jenis layanan dan kegiatan pendukung, (3) format kegiatan, sasaran pelayanan (4) , dan (5) volume/beban tugas konselor.
Program pelayanan Bimbingan dan Konseling pada masing-masing satuan sekolah/madrasah dikelola dengan memperhatikan keseimbangan dan kesinambungan program antarkelas dan antarjenjang kelas, dan menyinkronisasikan program pelayanan Bimbingan dan Konseling dengan kegiatan pembelajaran mata pelajaran dan kegiatan ekstra kurikuler, serta mengefektifkan dan mengefisienkan penggunaan fasilitas sekolah/ madrasah.
Dilihat dari jenisnya, program Bimbingan dan Konseling terdiri 5 (lima) jenis program, yaitu:
1.      Program Tahunan, yaitu program pelayanan Bimbingan dan Konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu tahun untuk masing-masing kelas di sekolah/madrasah.
2.      Program Semesteran, yaitu program pelayanan Bimbingan dan Konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu semester yang merupakan jabaran program tahunan.
3.      Program Bulanan, yaitu program pelayanan Bimbingan dan Konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu bulan yang merupakan jabaran program semesteran.
4.      Program Mingguan, yaitu program pelayanan Bimbingan dan Konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu minggu yang merupakan jabaran program bulanan.
5.      Program Harian, yaitu program pelayanan Bimbingan dan Konseling yang dilaksanakan pada hari-hari tertentu dalam satu minggu. Program harian merupakan jabaran dari program mingguan dalam bentuk satuan layanan (SATLAN) dan atau satuan kegiatan pendukung (SATKUNG) >Bimbingan dan Konseling.
Bidang Pelayanan Bimbingan Konseling
·         Pengembangan kehidupan pribadi, yaitu bidang pelayanan yang membantu  peserta didik dalam memahami, menilai, dan mengembangkan potensi dan kecakapan, bakat dan minat, serta kondisi sesuai dengan karakteristik  kepribadian dan kebutuhan dirinya secara  realistik.
·         Pengembangan kehidupan sosial, yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai serta mengembangkan kemampuan hubungan sosial yang sehat dan efektif dengan teman sebaya, anggota keluarga, dan warga lingkungan sosial yang lebih luas.
·         Pengembangan kemampuan belajar, yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik mengembangkan kemampuan belajar dalam rangka mengikuti pendidikan sekolah/madrasah dan belajar secara mandiri.
·         Pengembangan karier, yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai informasi, serta memilih dan mengambil keputusan karier.
Fungsi Bimbingan Konseling di Sekolah
·         Pemahaman, yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memahami diri dan lingkungannya.
·         Pencegahan, yaitu fungsi untuk membantu peserta didik mampu mencegah atau menghindarkan diri dari berbagai permasalahan yang dapat menghambat perkembangan dirinya.
·         Pengentasan, yaitu fungsi untuk membantu peserta didik mengatasi masalah yang dialaminya.
·         Pemeliharaan dan pengembangan, yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memelihara dan menumbuh-kembangkan berbagai potensi dan kondisi positif yang dimilikinya.
·         Advokasi, yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memperoleh pembelaan atas hak dan atau kepentingannya yang kurang mendapat perhatian.
Jenis Layanan Bimbingan Konseling di Sekolah
·   Orientasi, yaitu layanan yang membantu peserta didik memahami lingkungan baru, terutama lingkungan sekolah/madrasah dan obyek-obyek yang dipelajari, untuk menyesuaikan diri serta mempermudah dan memperlancar peran peserta didik di lingkungan yang baru.
·        Informasi, yaitu layanan yang membantu peserta didik menerima dan memahami berbagai informasi diri, sosial, belajar, karier/jabatan, dan pendidikan lanjutan.
·    Penempatan dan Penyaluran, yaitu layanan yang membantu peserta didik memperoleh penempatan dan penyaluran yang tepat di dalam kelas, kelompok belajar, jurusan/program studi, program latihan, magang, dan kegiatan ekstra kurikuler.
·   Penguasaan Konten, yaitu layanan yang membantu peserta didik menguasai konten tertentu, terutama kompetensi dan atau kebiasaan  yang berguna dalam kehidupan di sekolah, keluarga, dan masyarakat.
·        Konseling Perorangan, yaitu layanan yang membantu peserta didik dalam mengentaskan masalah pribadinya.
·      Bimbingan Kelompok, yaitu layanan yang membantu peserta didik dalam pengembangan pribadi, kemampuan hubungan sosial, kegiatan belajar, karier/jabatan, dan pengambilan keputusan, serta melakukan kegiatan tertentu melalui dinamika kelompok.
·  Konseling Kelompok, yaitu layanan yang membantu peserta didik dalam pembahasan dan pengentasan masalah pribadi melalui dinamika kelompok.
·     Konsultasi, yaitu layanan yang membantu peserta didik dan atau pihak lain dalam memperoleh wawasan, pemahaman, dan cara-cara yang perlu dilaksanakan dalam menangani kondisi dan atau masalah peserta didik.
·      Mediasi, yaitu layanan yang membantu peserta didik menyelesaikan permasalahan dan memperbaiki hubungan antar mereka.
Kegiatan Pendukung Bimbingan Konseling di Sekolah
·  Aplikasi Instrumentasi, yaitu kegiatan mengumpulkan data tentang diri peserta didik dan lingkungannya, melalui aplikasi berbagai instrumen, baik tes maupun non-tes.
·     Himpunan Data, yaitu kegiatan menghimpun data yang relevan dengan pengembangan peserta didik, yang diselenggarakan secara berkelanjutan, sistematis, komprehensif, terpadu, dan bersifat rahasia.
·         Konferensi Kasus, yaitu kegiatan membahas permasalahan peserta didik dalam pertemuan khusus yang dihadiri oleh pihak-pihak yang dapat memberikan data, kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya masalah peserta didik, yang bersifat terbatas dan tertutup.
·   Kunjungan Rumah, yaitu kegiatan memperoleh data, kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya masalah peserta didik melalui pertemuan dengan orang tua dan atau keluarganya.
·     Tampilan Kepustakaan, yaitu kegiatan menyediakan berbagai bahan pustaka yang dapat digunakan peserta didik dalam pengembangan pribadi, kemampuan sosial, kegiatan belajar, dan karier/jabatan.
·       Alih Tangan Kasus, yaitu kegiatan untuk memindahkan penanganan masalah peserta didik ke pihak lain sesuai keahlian dan kewenangannya.
Bentuk Format Kegiatan Bimbingan Konseling di Sekolah
·         Individual, yaitu format kegiatan konseling yang melayani peserta didik secara perorangan.
·         Kelompok, yaitu format kegiatan konseling yang melayani sejumlah peserta didik melalui suasana dinamika kelompok.
·         Klasikal, yaitu format kegiatan konseling yang melayani sejumlah peserta didik dalam satu kelas.
·         Lapangan, yaitu format kegiatan konseling yang melayani seorang atau  sejumlah peserta didik melalui kegiatan di luar kelas atau lapangan.
·         Pendekatan Khusus, yaitu format kegiatan konseling yang melayani kepentingan peserta didik melalui pendekatan kepada pihak-pihak yang dapat memberikan kemudahan.
C.     PENYELENGGARAAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH
Berdasarkan surat keputusan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dengan Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara Nomor 0433/p/1993 dan No. 25/1993, penghargaan jam kerja konselor ditetapkan 36 jam per minggu dengan beban tugas meliputi penyusunan program (dihargai 12 jam), pelaksanaan layanan (18 jam) dan evaluasi (6 jam). Konselor yang membimbing 150 orang siswa dihargai 24 jam, selebihnya dihargai sebagai bonus kelebihan jam dengan ketentuan tersendiri.
Perencanaan Kegiatan Bimbingan Konseling
Perencanaan kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling mengacu pada program tahunan yang telah dijabarkan ke dalam program semesteran, bulanan serta mingguan. Perencanaan kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling harian yang merupakan penjabaran dari program mingguan disusun dalam bentuk SATLAN dan SATKUNG yang masing-masing memuat: (a) sasaran layanan/kegiatan pendukung; (b) substansi layanan/kegiatan pendukung; (c) jenis layanan/kegiatan pendukung, serta alat bantu yang digunakan;(d pelaksana layanan/kegiatan pendukung dan pihak-pihak yang terlibat; dan (e) waktu dan tempat.
Rencana kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling mingguan meliputi kegiatan di dalam kelas dan di luar kelas untuk masing-masing kelas peserta didik yang menjadi tanggung jawab konselor. Satu kali kegiatan layanan atau kegiatan pendukung Bimbingan dan Konseling berbobot ekuivalen 2 (dua) jam pembelajaran. Volume keseluruhan kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling dalam satu minggu minimal ekuivalen dengan beban tugas wajib konselor di sekolah/ madrasah.
Pelaksanaan Kegiatan Bimbingan Konseling
Bersama pendidik dan personil sekolah/madrasah lainnya, konselor berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan pengembangan diri yang bersifat rutin, insidental dan keteladanan. Program pelayanan Bimbingan dan Konseling yang direncanakan dalam bentuk SATLAN dan SATKUNG dilaksanakan sesuai dengan sasaran, substansi, jenis kegiatan, waktu, tempat, dan pihak-pihak yang terkait.
Pelaksanaan Kegiatan Pelayanan Bimbingan dan Konseling dapat dilakukan di dalam dan di luar jam pelajaran, yang diatur oleh konselor dengan persetujuan pimpinan sekolah/madrasah.
Pelaksanaan kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling di dalam jam pembelajaran sekolah/madrasah dapat berbentuk: (1) kegiatan tatap muka secara klasikal; dan (2) kegiatan non tatap muka. Kegiatan tatap muka secara klasikal dengan peserta didik untuk menyelenggarakan layanan informasi, penempatan dan penyaluran, penguasaan konten, kegiatan instrumentasi, serta layanan/kegiatan lain yang dapat dilakukan di dalam kelas. Volume kegiatan tatap muka klasikal adalah 2 (dua) jam per kelas per minggu dan dilaksanakan secara terjadwal. Sedangkan kegiatan non tatap muka dengan peserta didik untuk menyelenggarakan layanan konsultasi, kegiatan konferensi kasus, himpunan data, kunjungan rumah, pemanfaatan kepustakaan, dan alih tangan kasus.
Kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling di luar jam pembelajaran sekolah/madrasah dapat berbentuk kegiatan tatap muka maupun non tatap muka dengan peserta didik, untuk menyelenggarakan layanan orientasi, konseling perorangan, bimbingan kelompok, konseling kelompok, dan mediasi, serta kegiatan lainnya yang dapat dilaksanakan di luar kelas. Satu kali kegiatan layanan/pendukung Bimbingan dan Konseling di luar kelas/di luar jam pembelajaran ekuivalen dengan 2 (dua) jam pembelajaran tatap muka dalam kelas. Kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling di luar jam pembelajaran sekolah/madrasah maksimum 50% dari seluruh kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling, diketahui dan dilaporkan kepada pimpinan sekolah/madrasah. Setiap kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling dicatat dalam laporan pelaksanaan program (LAPELPROG).
Penilaian Kegiatan Bimbingan Konseling
Penilaian kegiatan bimbingan dan konseling terdiri dua jenis yaitu: (1) penilaian hasil; dan (2) penilaian proses. Penilaian hasil kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling dilakukan melalui :
1.      Penilaian segera (LAISEG), yaitu penilaian pada akhir setiap jenis layanan dan kegiatan pendukung Bimbingan dan Konseling untuk mengetahui perolehan peserta didik yang dilayani.
2.      Penilaian jangka pendek (LAIJAPEN), yaitu penilaian dalam waktu tertentu (satu minggu sampai dengan satu bulan) setelah satu jenis layanan dan atau kegiatan pendukung Bimbingan dan Konseling diselenggarakan untuk mengetahui dampak layanan/kegiatan terhadap peserta didik.
3.      Penilaian jangka panjang (LAIJAPANG), yaitu penilaian dalam waktu tertentu (satu bulan sampai dengan satu semester) setelah satu atau beberapa layanan dan kegiatan pendukung Bimbingan dan Konseling diselenggarakan untuk mengetahui lebih jauh dampak layanan dan atau kegiatan pendukung Bimbingan dan Konseling terhadap peserta didik.
Sedangkan penilaian proses dilakukan melalui analisis terhadap keterlibatan unsur-unsur sebagaimana tercantum di dalam SATLAN dan SATKUNG, untuk mengetahui efektivitas dan efisiensi pelaksanaan kegiatan.
Hasil penilaian kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling dicantumkan dalam LAPELPROG Hasil kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling secara keseluruhan dalam satu semester untuk setiap peserta didik dilaporkan secara kualitatif.
BAB III
PENUTUP
A.    KESIMPULAN
Sebagai tenaga pendidik, seorang konselor wajib memahami untuk apa dilakukannya pelayanan bimbingan konseling di sekolah. Pendidikan tentu tidak lepas dari kehidupan sekolah untuk peserta didik, sehingga makna bimbingan konseling dalam pendidikan dapat di artikan sebagai satuan pendidikan dalam mencerdaskan emosi intelektual dan menemukan/menggali potensi diri.
Melihat dari pentingnya pelayanan bimbingan konseling di sekolah, kegiatan konseling sangat diperlukan dan harus ditingkatkan dalam tujuan pendidikan nasional. Pendidikan yang baik tidak bisa membiarkan satu sisi dari proses perkembangan, kedua sisi harus berjalan bersama-sama dengan kadar yang sama dan harus dikelola dengan sebaik-baiknya.
Penyelenggaraan layanan bimbingan konseling di sekolah, perencanaan dan proses yang sesuai harus dilakukan agar tujuan perkembangan tepat sasaran. Diperlukan cara kerja yang baik bagi seorang konselor sekolah dalam manajemen bimbingan dan konseling, kegiatan bimbingan harus memandirikan peserta didik dengan tuntas.
B.     SARAN
v  Sebagai mahasiswa jurusan bimbingan konseling wajib mengetahui makna, visi, misi, paradigma, ketentuan, fungsi, cara, proses, manfaat, dan hal-hal yang lain mengenai pelaksanaan bimbingan konseling dalam pendidikan formal.
v  Problematika yang masih menjadi tantangan konselor muda saat ini adalah bagaimana mengubah gambaran tentang bimbingan konseling yang dikenal dengan polisi sekolah menjadi hal yang disenangi peserta didik.
v  Makalah ini masih jauh dari nilai bagus dan perlu kembali di telusuri apa-apa saja yang kurang demi melengkapi apa yang sudah ada.
DAFTAR PUSTAKA
-          http:://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/07/08/program-bimbingan-dan-konseling/
-          http:://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/11/06/makalah-dan-artikel-psikologi-pendidikan/
-          http:://id.wikipedia.org/wiki/Konselor_pendidikan
-          Ella Yulaelawati. 2004. Kurikulum dan Pembelajaran. Bandung: Pakar raya.

Contoh Teks Naskah Pidato Singkat Perpisahan Bahasa Indonesia..

15.57 Add Comment
Contoh Pidato - Pidato merupakan kegiatan berbicara di depan umum atau berorasi untuk menyatakan sebuah pendapat atau memberikan sebuah gambaran tentang suatu hal. Contoh pidato yang pada umumnya adalah seperti pidato kenegaraan, pidato menyambut hari besar, pidato pembangkit semangat, pidato sambutan acara, pidato perpisahan, dan lain-lain. Pidato yang baik umumnya memberikan suatu kesan positif bagi khalayak yang mendengar pidato tersebut. Selain itu kemampuan berpidato atau berbicara yang baik di depan umum juga bisa membantu seseorang untuk mencapai jenjang karir yang baik. Sebab tidak semua orang memiliki kepercayaan diri untuk berbicara yang baik di depan umum. 
Contoh Pidato
Selain itu pidato pada umumnya bertujuan untuk mempengaruhi orang lain agar mau mengikuti kemauan kita dengan suka rela, memberikan suatu pemahaman atau informasi yang bermanfaat kepada orang lain, membuat orang lain senang dengan pidato yang menghibur sehingga orang lain dapat merasa senang dan puas dengan ucapan yang telah disampikan melalui pidato. Pidato terbagi dalam dua jenis, yaitu pidato singkat dan pidato panjang. Sebagian besar masyarakat lebih memilih untuk berpidato singkat, karena lebih mudah untuk dipahami dan biasanya memberikan informasi yang sedang menjadi trend saat itu. Tidak hanya itu saja, pidato juga memiliki empat metode dalam penyampaian pidato yang baik dan benar, yaitu:
  • Metode impromtu (serta merta), yaitu pidato berdasarkan pengetahuan dan kemahiran tanpa persiapan sama sekali.
  • Metode ekstemporan (tanpa persiapan naskah), yaitu berpidato dengan membaca catatan penting yang telah dipersiapkan sebelumnya.
  • Metode menghafal, yaitu berpidato dengan membaca naskah yang telah dihafalkan dan telah disusun terlebih dulu.
  • Metode naskah, yaitu berpidato dengan cara melihat dan membaca naskah yang telah dipersiapkan sebelumnya.

Contoh Pidato

Tidak hanya dalam memperingati hari-hari besar saja, pidato juga biasanya disampaikan oleh para siswa dan mahasiswa dalam sebuah acara perpisahan. Sama seperti pidato lainnya, pidato dalam acara perpisahan juga perlu adanya kepercayaan diri dan persiapan yang matang agar isi pidato yang disampaikan dapat didengar dan diterima dengan baik oleh para khalayak. Bagi anda yang merasa canggung untuk melakukan pidato didepan khalayak banyak, anda tidak perlu khawatir sebab telah banyak informasi Contoh Pidato singkat untuk acara perpisahan yang baik dan benar, yang dapat ditemukan di internet. Seperti pada kesempatan kali ini, di bawah ini Garismiring.com akan memberikan informasi Contoh Pidato Singkat perpisahan dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar, seperti berikut.

Contoh Pidato Tentang Perpisahan

Assalamualaikum wr. Wb
Asshaduallailahaillalah waashaduanna muhamadar rosulullah. Ama badu.

Marilah kita panjatkan puji serta syukur kehadirat Allah SWT yang maha pada kesempatan kali ini kita semua dapat berkumpul dalam keadaan sehat wal'afiat amin ya robbal 'alamin. Shalawat dan salam semoga tetap tercurah limpahkan kepada junjungan kita nabi Muhammad SAW, kepada para sahabatnya, keluarganya dan kepada kita selaku umatnya.

Para hadirin yang saya hormati, izinkan saya mewakili teman-teman untuk menyampaikan amanat dalam rangka perpisahan ini. Tidak terasa sudah 3 tahun kita berada disini. Semua cerita indah disini hanya akan menjadi sepenggal kenangan di masa depan. Suatu hari nanti kita pasti akan merindukan masa-masa indah seperti ini. Tak lupa kami sangat berterima kasih kepada guru-guru kami yang telah mengajarkan kami arti dari sebuah perjuangan untuk menuju pada kehidupan yang sebenarnya. Tanpa beliau-beliau, kami bukan apa-apa. Mudah-mudahan apa yang kita dapatkan disini dapat menjadi ilmu yang insya Allah akan bermanfaat bagi nusa, bangsa, dan agama dan yang terpenting berguna bagi diri kita sendiri. Amien. Dan semoga saja perpisahan ini bukanlah akhir dari segalanya.

Mungkin cukup sekian yang dapat saya sampaikan kurang lebihnya saya mohon maaf, karena kesalahan adalah milik saya dan kelebihan datangnya dari Allah SWT.

Sekian dari saya.

Wabilahitaufik walhidayah wassalamu'alaikum wr.wb.
Dengan informasi Contoh Pidato perpisahan seperti diatas, anda mendapatkan gambaran bagaimana menyusun dan menyampaikan isi pidato dengan baik dan benar. Selain itu ada pula yang perlu anda perhatikan dalam membuat naskah pidato, seperti berikut:
Tentukan Tema
Dalam pembuatan pidato, tema adalah hal yang penting. Anda perlu menentukan tema yang sesuai dengan kegiatan yang diselenggarakan. Pilih tema yang menarik perhatian pendengar pidato.
Menentukan Maksud serta Tujuan Pidato
Tentukan maksud dan tujuan dari penyampaian isi pidato yang akan anda sampaikan. Hal ini sangat berpengaruh terhadap isi pidato anda.
Mengumpulkan Bahan
Untuk menyusun pidato yang baik dan benar, ada baiknya jika anda mencari bahan terkait tujuan pembuatan pidato tersebut. Mintalah saran dan kritik kepada teman yang terlebih dahulu mendengarkan pidato anda agar dapat membangun.
Ketahui Situasi dan Kondisi
Perhatikan situasi dan kondisi para pendengar pidato, hal ini bertujuan agar isi pidato anda dapat disampaikan kepada khalayak banyak.

Cara Belajar Kunci Chord Bermain Gitar Untuk Pemula..

15.48 Add Comment
Cara Belajar Gitar - Gitar merupakan salah satu alat musik yang paling banyak disukai baik untuk kalangan pria maupun wanita, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Gitar terbagi menjadi dua jenis, yakni gitar akustik dan elektrik. Untuk jenis gitar akustik memiliki badan yang berlubang dibagian tengah (hollow body), sedangkan gitar elektrik tidak memiliki lubang pada bagian badannya (solid body). Kedua jenis gitar tersebut memiliki fungsi yang sama sesuai dengan tujuan masing-masing pemain gitar atau gitaris. Pada umumnya gitar digunakan untuk mengiringi sebuah lagu dan musik, gitar juga digunakan sebagai salah satu alat musik yang dapat membantu dalam pembuatan sebuah lagu.
Cara Belajar Gitar
Namun tidak hanya musisi saja yang memerlukan gitar. Saat ini mulai dari anak-anak sudah tertarik untuk mempelajari gitar agar menjadi gitaris yang handal saat dewasa kelak. Selain itu dengan bermain musik sejak dini juga dapat membantu meningkatkan kreativitas otak anak, maka tidak heran jika sudah sejak dulu orang tua memperkenalkan berbagai jenis alat musik kepada anak mereka, salah satunya adalah gitar. Tetapi untuk handal bermain gitar tentu saja tidak mudah dan tidak instan, sebab ada beberapa metode yang perlu dipelajari sejak awal, salah satunya memahami chord atau kunci gitar.

Cara Belajar Gitar

Untuk bisa menguasai teknik bermain gitar tentu anda perlu memiliki gitar pribadi, baik akustik maupun elektrik. Namun ada baiknya untuk anda yang pemula memiliki gitar akustik sebagai gitar pertama untuk Belajar Main Gitar. Kini untuk Belajar Kunci Gitar anda tidak perlu lagi pergi les atau private khusus, namun banyak cara yang bisa dilakukan secara otodidak dengan melihatnya di buku musik atau internet. Hal pertama yang perlu anda ketahui dalam Belajar Chord Gitar adalah memahami terlebih dahulu chord dasar, seperti A, Am, B, Bm, D, Dm, E, Em, C dan G. Simbol 'm' pada kunci dasar berarti minor, sedangkan untuk kunci yang tidak memiliki simbol 'm' berarti kunci mayor.
Untuk anda yang ingin mengetahui Cara Belajar Gitar, anda perlu bersabar karena belajar gitar tidaklah mudah. Pada kesempatan kali ini Garismiring.com akan memberikan informasi seputar cara Belajar Gitar Untuk Pemula, seperti berikut:

1. Nada dasar yang berada pada senar 5 (A)

Mayor

Minor

2. Nada dasar pada senar 6 (E)

Mayor

Minor

3. Nada dasar kunci D, dimainkan 3 senar, dan bisa dimainkan bass pada senar 4

Mayor

Minor

Sebelum anda mengetahui Cara Belajar Gitar, ada baiknya jika anda juga mengetahui beberapa hal dasar yang perlu anda lakukan sebelum memahami teknik gitar, seperti:
  • Memiliki Gitar Pribadi

Dengan memiliki gitar pribadi dapat lebih mudah belajar secara rutin di rumah, berbeda halnya jika anda meminjam gitar kepada teman karena hal tersebut akan menghambat anda untuk memahami teknik Belajar Gitar.
  • Menyetem Gitar

Menyetem atau menyetel gitar tentu bukan hal mudah untuk pemula, sebab anda harus teliti mendengar tiap nada yang berbeda. Namun ada cara mudah yang bisa anda ketahui dengan menyetem gitar menggunakan Tuner yang bisa dibeli di toko musik.
  • Buku Lagu

Seperti halnya belajar chord dasar, selain melalui situs internet, andapun dapat belajar beberapa chord dasar dan bervariasi melalui buku lagu.

Lirik lagu film SuckSeed bahasa Indonesia..

15.37 Add Comment

mungkin banyak diantara kalian yang sudah nonton film suckseed. sebuah film tentang persahabatan garapan negara thailand.
film ini menceritakan 3 orang sahabat yang membentuk untuk mengikuti turnamen tingkat nasional.
dari sekolah yang sama ada dua band yang punya lirik lagu keren band pertama “SUCKSEED” dengan judul lagu SUCKSEED juga. lagu ini memberikan motivasi pada kita untuk bangkit dari keterpurukan, dan persahabatan. (maklum 2 dari 3 personil grup ini dikisahkan lagi patah hati gara-gara cewek)

berikut lirik lagu dalam bahasa indonesia…
SUCKSEED
Tidak perduli, kami akan tetap berjalan
Ada harapan yang menunggu
Meski lahir untuk jadi pecundang tapi kami tidak lemah
Punya sedikit, dapat sedikit
Hidup ini memang sungguh payah
Maka kami akan jadi payah, bersama-sama
Mencoba hidup yang lebih baik
Kami payah, hidup memang payah
Kami payah bersama-sama
Suckseed, suckseed, suckseed……

band kedua adalah “THE ARENA” dengan vokalisnya yang cute, membawakan lagu berjudul “NO MORE TEARS”. lagu ini memberikan motivasi pada kita agar berani mengungkapkan perasaan kita pada pasangan. berikut lirik lagu dalam bahasa indonesia…
NO MORE TEARS
Mungkin lagu ini tidak terdengar merdu
Bagiku lagu ini sangat berarti
Setiap kata yang tertulis
Dari senyum yang kau beri untukku
Mendorong pena ini untuk menulis
Lagu yang kamu dengar, Bukan aku yang menulisnya
Aku tidak berani mengungkapkannya, sayangku
Hanya dirimu seorang, Ingatlah hanya dirimu
Lagu yang kamu dengar, Bukan aku yang menulisnya
Aku tidak berani mengungkapkannya, sayangku
Hanya dirimu seorang, Ingatlah hanya dirimu
Hanya Kamu
Kamu tau hal yang akan kulakukan
Lagu yang kamu dengar, Bukan aku yang menulisnya
Aku tidak berani mengungkapkannya, sayangku
Ingatlah
Lagu yang kamu dengar, Bukan aku yang menulisnya
Aku tidak berani mengungkapkannya, sayangku
Hanya dirimu seorang, Ingatlah hanya dirimu
Cuma Kamu