Tampilkan postingan dengan label MotoGP News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MotoGP News. Tampilkan semua postingan

Yamaha Pakai Rossi-Lorenzo di MotoGP 2016, Tapi...

09.32 Add Comment
Jakarta- Duo rider Yamaha, Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi masih perang dingin. Penyebabnya, Rossi menuduh Lorenzo bersekongkol dengan rider Honda, Marc Marquez di seri terakhir MotoGP 2015.

Tuduhan tersebut diyakini Rossi yang membuat Lorenzo menjadi juara dunia MotoGP 2015 dengan mengemas 330 poin. Bahkan hingga saat ini, Rossi belum mengucapkan selamat atas kemenangan Lorenzo.

Perang dingin keduanya memunculkan kabar kalau Yamaha akan mendepak Lorenzo. Namun hal tersebut dibantah oleh petinggi Yamaha Racing, Lin Jarvis yang menyebut keduanya masih berada dinaungan pabrik berlambang Garpu Tala.

"Kami memang harus mencari cara untuk menyelesaikan masalah ini. Tapi Yamaha terus bersatu. Rossi dan Lorenzo masih menjadi rider kami untuk tahun 2016," ucap Jarvis, seperti dikuti dari media asal Spanyol, Marca.
"Tidak akan ada kotak atau dinding pemisah untuk keduanya. Sejauh ini, saya melihat tidak ada hambatan besar dari mereka. Bisa mempertahankan mereka seperti sebuah prestasi," dia menambahkan.

Meski Lorenzo dan Rossi tetap satu tim, Yamaha menegaskan, keduanya mendapat hak istimewa untuk mengembangkan Electronic Control Unit (ECU) masing-masing. "Rossi dan Lorenzo akan memiliki akses ke data elektroniknya sendiri," Jarvis menjelaskan.

Lebih lanjut, Jarvis mengatakan, Rossi sudah bangkit dari kesedihannya gagal memenangkan gelar juara dunia ke-10 sepanjang karier balapnya. Dia menyebut rider asal Italia itu sudah siap menyambut musim baru.

"Rossi memang mengakhiri musim dengan buruk, meski dia memimpin klasemen sepanjang tahun. Pada hari pertama, saya melihat kondisinya sangat terpuruk. Tapi di hari kedua dia sudah sangat antusias bekerja di tahun baru," dia menutup.

(by Mohamad Furqoni Aziz)

sumber : http://bola.liputan6.com/read/2369955/yamaha-pakai-rossi-lorenzo-di-motogp-2016-tapi

Motor Anyar Terlalu Agresif, Marquez Malah Bingung

09.28 Add Comment
Jerez: Pembalap Repsol Honda,Marc Marquez sudah jalani tes privat hari kedua di Sirkuit Jerez pada Kamis (27/11/2015). Marquez berkesimpulan jika motor anyar Honda untuk MotoGP 2016 memiliki mesin yang terlalu agresif.

Sejauh ini, Marquez mengaku dirinya dan Dani Pedrosa belum paham betul karakter yang dimiliki motor untuk 2016. Apalagi semua ini harus disesuaikan dengan penggunaan Electronic Control Unit (ECU) tunggal bikinan Magneti Marelli dan ban Michelin.

 Selain itu, terkait mesin motor, Marquez mendapati torsi mesin sangat kencang putaran rendah. Ini berlawanan dengan motor Honda 2015 dimana torsi kencang di putaran tinggi.

"Kami butuh strategi baru dengan mesin di 2016. Karakter mesin sangat berbeda. Saya konsentrasi saja dengan mesin ayar, besok mungkin kembali jajal mesin lama," ujarnya seperti dikutip crash.

"Saya belum paham bagaimana sesuaikan diri dengan torsi yang ada di mesin motor anyar. Torsi mesin agresif di putaran rendah, tapi lebih halus di putaran tinggi. Apa ini harus dikurangi? tidak. Soalnya jika kami kurangi terlalu banyak dan agresif di putaran tinggi repot juga. Kami harus sesuaikan saja," tambahnya.

(by Mohamad Furqoni Aziz)

sumber : http://bola.liputan6.com/read/2376237/motor-anyar-terlalu-agresif-marquez-malah-bingung

Sistem dan Ban Baru Bikin Lorenzo "Gelagapan"

09.15 Add Comment
Valencia - Juara dunia MotoGP 2015, Jorge Lorenzo mengaku masih kesulitan beradaptasi dengan sistem elektronik  (ECU System) dan ban baru yang akan digunakan untuk musim depan. Pembalap tim Movistar Yamaha itu mengatakannya usai menjalani sesi tes paskamusim di sirkuit Ricardo Tormo, Valencia pada Selasa (10/11/2015).

"Kita tak akan langsung mencapai penampilan yang sama seperti yang lalu, tetapi akan sulit buat seluruh pembalap untuk merasa baik dengan sistem yang baru," kata Lorenzo di Crash.

Regulator MotoGP memang memberlakukan peraturan baru untuk musim depan. Selain penggunaan satu ECU System, penggunaan ban pun berganti dari Bridgestone menjadi Michelin.

"Motor sangat berubah begitu juga dengan ban, yang Anda tidak bisa bandingkan dengan musim lalu," kata pembalap berjuluk X Fuera ini.

"Besok akan sangat penting untuk memperbaiki sistem elektroniknya karena kami sangat berharap sistemnya bisa dalam performa terbaik," lanjut Lorenzo.

(by Mohamad Furqoni Aziz)

sumber : http://bola.liputan6.com/read/2362755/sistem-dan-ban-baru-bikin-lorenzo-gelagapan

Ban Baru Buat Rossi Kesulitan di Dua Hal Ini

09.12 Add Comment
Valencia - Musim depan, Michelin akan jadi pemasok ban untuk MotoGP menggantikan Bridgestone. Serangkaian tes pun telah dilakukan para joki MotoGP terhadap ban tersebut.

Hasilnya, para joki MotoGP itu masih kesulitan beradaptasi dengan ban Michelin. Tak terkecuali dengan Valentino Rossi yang mengaku mengalami masalah di dua hal dengan ban baru.

"Bagi saya, kami harus melanjutkan pekerjaan karena sepertinya, kami sedikit lebih ada masalah dengan Michelin, terutama saat memasuki tikungan dan distribusi beban," kata Rossi seperti dikutip Crash.

Rossi, bersama para pembalap lainnya telah melakukan dua kali tes terhadap ban Michelin di sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, hanya selang beberapa hari setelah seri terakhir MotoGP 2015 yang dihelat di sirkuit yang sama.

Dari dua kali tes itu, joki Movistar Yamaha itu mengaku timnya mengalami perkembangan secara perlahan. Alhasil, Rossi pun optimistis timnya bisa cocok dengan ban Michelin.

"Hari ini (Rabu 11/11/2015 waktu setempat) kami mengalami perkembangan signifikan soal ban, terutama bagian depan. Ini membuat saya sangat optimistis. Ini artinya, jika kami terus bekerja dan melakukan tes, kami dapat mengatasi masalahnya," ujar Rossi.

(by Mohamad Furqoni Aziz)

sumber : http://bola.liputan6.com/read/2363574/ban-baru-buat-rossi-kesulitan-di-dua-hal-ini

Telusuri Perputaran Uang untuk Satu Seri MotoGP

09.08 Add Comment
Liputan6.com, Jakarta: Pemerintah Indonesia memberikan lampu hijau untuk menggelar balap roda kelas Premier, MotoGP musim 2017 mendatang.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, Kamis (19/11/2015) kemarin telah menandatangani Letter of Intention (LOI) penyelenggaraan MotoGP. Surat pengantar dari pemerintah itu kemudian dikirimkan ke Dorna selaku promotor MotoGP. Rencananya, Indonesia bakal meneken kontrak menggelar MotoGP hingga 2019 terhitung dari 2017.
Dorna melalui sang Presiden, Carmelo Ezpeleta telah berkunjung ke Indonesia untuk meninjau langsung sirkuit Sentul. Ezpeleta didampingi oleh Tinton Soeprapto selaku Direktur Sirkuit Sentul.
Penandatanganan LOI dan Masterplan MotoGP 2017 wajib diserahkan ke Dorna paling lambat Jumat (20/11/2015) hari ini. Pasalnya, surat tersebut bakal dibawa ke sidang umum FIM (Federation of International Motorcycling) pada Sabtu (21/11/2015) besok.
Tentu, membutuhkan dana melimpah untuk menghelat hajatan berskala dunia ini. Dilansir dari TSM plug, terdapat alur perputaran uang MotoGP. Guna menyelenggarakan satu seri MotoGP dibutuhkan dana USD 6-12 juta (Rp 81 hingga Rp 163 miliar) per seri. Berikut infografisnya (Rjp/Vid)

(by Mohamad Furqoni Aziz)

sumber : http://bola.liputan6.com/read/2370584/telusuri-perputaran-uang-untuk-satu-seri-motogp